Khasiat Lidah Buaya Dan Manfaatnya

Posted by Pampan on 09.28
Flora liar di tempat yang berhawa panas alias ditanam orang di pot serta pekarangan rumah sebagai tanaman hias. Daunnya agak runcing berbentuk taji, tebal, getas, tepinya bergerigi/ berduri kecil, permukaan berbintik-bintik, panjang 15-36 cm, lebar 2-6 cm, bunga bertangkai yang panjangnya 60-90 cm, bunga berwarna kuning kemerahan (jingga), Tak sedikit di Afrika tahap Utara, Hindia Barat. a. Batang Tanaman Aloe Vera berbatang pendek. Batangnya tak kelihatan sebab tertutup oleh daun-daun yang rapat serta sebagian terbenam dalam tanah. Melewati batang ini bakal timbul tunas-tunas yang selanjutnya menjadikan anakan.

Khasiat Lidah Buaya Dan Manfaatnya

Aloe Vera yang bertangkai panjang juga timbul dari batang melewati lubang-lubang alias ketiak daun. Batang Aloe Vera juga bisa disetek untuk pertidak sedikitan tanaman. Peremajaan tanaman ini diperbuat dengan terbuktikas habis daun serta batangnya, kemudian dari sisa tunggul batang ini bakal timbul tunas-tunas baru alias anakan. b. Daun Daun tanaman Aloe Vera berbentuk pita dengan helaian yang memanjang. Daunnya berdaging tebal, tak bertulang, berwarna hijau keabu-abuan, bersifaat sukulen (tidak sedikit mengandung air) serta tak sedikit mengandung getah alias lendir (gel) sebagai bahan baku obat. Tanaman lidah buaya tahan kepada kekeringan sebab di dalam daun tak sedikit tersimpan cadangan air yang bisa dikegunaaankan pada waktu ketidak lebihan air. Bentuk daunnya menyerupai pedang dengan ujung meruncing, permukaan daun dilapisi lilin, dengan duri lemas dipinggirnya. Panjang daun bisa mencapai 50 - 75 cm, dengan berat 0,5 kg - 1 kg, daun melingkar rapat di sekeliling batang bersaf-saf. c. Bunga Bunga Aloe Vera berwarna kuning alias kemerahan berupa pipa yang mengumpul, keluar dari ketiak daun. Bunga berkapasitas kecil, tersusun dalam rangkaian berbentuk tandan, serta panjangnya bisa mencapai 1 meter. Bunga biasanya timbul bila ditanam di pegunungan. d. Akar Akar tanaman Aloe Vera berupa akar serabut yang singkat serta berada di permukaan tanah. Panjang akar berkisar antara 50 - 100 cm. Untuk pertumbuhannya tanaman menghendaki tanah yang subur serta gembur di tahap atasnya.

Nama Lokal Lidah Buaya
Lidah buaya (Indonesia), Crocodiles tongues (Inggris); Jadam (Malaysia), Salvila (Spanyol), Lu hui (Cina).

Kandungan Lidah Buaya
Sifat kimiawi serta efek farmakologis: rasa pahit, dingin. Anti radang, pencahar (Laxative), parasitiside. Herba ini masuk ke meridian jantung, hati serta pancreas. KANDUNGAN KIMIA: Aloin, barbaloin, isobarbaloin, aloe-emodin, aloenin, aloesin.

Khasiat serta Kegunaaan Lidah Buaya
Sebagai shampo, minuman, Obat cacing, Luka bakar, Bisul, Luka bernanah;
Amandel, Sakit mata, Keseleo, Kosmetik, Jerawat.

Cara Meramu Obat dari Lidah Buaya
BAGIAN YANG DIPAKAI: Daun, bunga, akar, penggunaan segar,

KEGUNAAN:
  1. Sakit kepala, pusing.
  2. Sembelit (Constipation).
  3. Kejang pada anak, tak lebih gizi (Malnutrition).
  4. Batuk rejan (Pertussis), muntah darah.
  5. Kencing manis (DM), wasir.
  6. Peluruh. haid.
  7. Penyubur rambut.
PEMAKAIAN:
Daun.. 10 - 15 gram, bila berbentuk pil: 1,5 - 3 gram.
Atau berupa bubuk (tepung) untuk penggunaan topikal.

PEMAKAIAN LUAR:
Daun digunakan untuk koreng, eczema, bisul, terbakar, tersiram air panas, sakit kepala (sebagai pilis), caries dentis (gigi berlubang), penyubur rambut.
  • a. Penyubur rambut:
    Daun lidah buaya segar secukupnya dibelah, diambil tahap dalam yang rupanya semacam supaya-supaya, digosokkan ke kulit kepala setelah mandi sore, kemudian dibungkus dengan kain, keesokan harinya rambut dicuci. Digunakan setiap hari selagi 3 bulan untuk mencapai hasil yang memuaskan.
  • Luka terbakar serta tersiram air panas (yang ringan):
    Daun dicuci bersih, ambil tahap dalamnya, tempelkan dibagian tubuh yang terkena api/air panas.
  • Bisul:
    Daun dilumatkan ditambah sedikit garam, tempelkan pada bisulnya.

CARA PEMAKAIAN:
  1. Kencing manis (DM):
    1 batang lidah buaya dicuci bersih, dibangun durinya, dipotong-potong sebutuhnya direbus dengan 3 galas air hingga menjadi 1 1/2 galas Diminum sehari 3 x 1/2 gelas, sehabis makan.
  2. Batuk rejan:
    Daun kurang lebih 15 - 18 cm, direbus kemudian ditambah gula, minum.
  3. Syphilis: Bunga ditambah daging:
    Direbus, minum.
  4. Cacingan, sulit buang air kecil:
    15 - 30 gram akar kering lidah buaya direbus, minum.
  5. Luka terpukul, luka dalam (muntah jarah):
    10 - 15 gram bunga kering lidah buaya direbus, minum alias bunga ditim dengan arak putih, untuk penggunaan luar.
  6. Kencing darah:
    15 gram daun lidah buaya diperas, ditambah 30 gram gula, ditambah air beras secukupnya, minum.
  7. Wasir:
    1/2 batang daun lidah buaya dihilangkan duri-durinya, cuci bersih lalu diparut. Tambahkan 1/2 cangkir air matang serta 2 sendok makan madu, aduk, saring. Minum sehari 3 kali.
  8. Sembelit:
    1/2 batang daun lidah buaya dicuci serta dibuang kulit serta durinya, isinya dicincang, lalu diseduh dengan 1/2 cangkir air panas serta tambahkan 1 sendok makan madu, hangat-hangat dimakan, sehar 2 kali.
Categories: