Manfaat Makan Tempe dan Dampaknya

Posted by Pampan on 05.29
Tempe, selain terkenal di Indonesia tapi juga telah mulai digemari di beberapa negara di dunia. Tidak sedikit makanan dari olahan tempe telah mulai dijadikan menu mutlak di rumah makan besar maupun di hotel berbintang. Faktor ini tidalk lepas dari kandungan gizi yang ada pada tempe. Sebagai contoh, hanya dengan mengkonsumsi 115 gram tempe, telah lumayan memenuhi 41 % keperluan harian bakal protein.

Manfaat Makan Tempe dan Dampaknya


Berikut beberapa kegunaaan tempe untuk kesehatan :

  • Lemak tidak jenuh majemuk dan niasin yang ada pada tempe sanggup menetralkan kolesterol jahat. 
  • Kandungan Omega 3 dan Omega 6 dalam tempe juga bisa menurunkan resiko serangan jantung (koroner).
  • Sebagai penangkal radikal bebas, mencegah beberapa penyakit degeneratif.
  • Kandungan serat yang tinggi berkegunaaan untuk mengendalikan kadar gula darah jadi tepat bagi penderita diabetes. 
  • Kandungan ion-ion positif pada tempe sanggup memperkenalkan antidotum alias anti keracunan besi berat (sianida).
  • Vitamin B yang terkandung dalam tempe, berguna untuk metabolisme sel darah merah, kesehatan kulit dan otot, menambah kekebalan dan kegunaaan sistem syaraf, menambah hormon pertumbuhan, dan mencegah anemia.
  • 18 tipe protein dan asam amino yang ada pada tempe mudah dicerna tubuh, jadi tepat untuk mereka yang menjalani diet dan penurunan berat badan.
  • Kandungan beberapa mineral yang tinggi pada tempe bisa mencegah pengeroposan tulang (osteoporosis).
  • Tempe juga mengandung zat antibiotik dan antibakteri untuk mencegah infeksi bakteri E. coli penyebab diare dan kolera.
  • Mampu mencegah perut kembung dan timbulnya gejala flatulensi sebab kandungan yang ada pada tempe sanggup menurunkan kadar raffinosa dan stakiosa.


Meski tidak sedikit memberbagi kegunaaan untuk kesehatan, tetapi tempe juga bakal memberbagi akibat negatif, terutama bagi kalangan wanita. Jika terlalu tidak jarang mengkonsumsi tempe, ragi yang ada pada tempe bakal menyebabkan gangguan pada ovarium wanita. Ovulasi pada wanita dipicu oleh keseimbangan hormon estrogen dan progesteron. Kandungan kedelai yang telah mengalami proses yang tersedia pada tempe dan tahu mempunyai kandungan fitoestrogen, yaitu senyawa alamiah dari tanaman yang sanggup mempengaruhi aktivitas estrogenik tubuh. Bila mengkonsumsi tempe terlalu tidak jarang alias setiap hari, hormon inilah yang mengganggu kegunaaan normal estrogen dalam ovarium.

Semoga berguna.
Categories: